Kembali ke Berita Informasi Berita

Antisipasi Corona, Pemkab Kendal Semprot Desinfectan Di Tempat Publik

18 Mar 2020 14:09 1.911 dibaca
Antisipasi Corona, Pemkab Kendal Semprot Desinfectan Di Tempat Publik

KENDAL - Virus Corona ( Covid 19 ) yang telah merebak di berbagai tempat di Indonesia mendorong Pemerintah Kabupaten Kendal mengadakan penyemprotan desinfectan di sejumlah tempat b...

KENDAL - Virus Corona ( Covid 19 ) yang telah merebak di berbagai tempat di Indonesia mendorong Pemerintah Kabupaten Kendal mengadakan penyemprotan desinfectan di sejumlah tempat berkumpulnya masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Rabu (18/3/2019) menerjunkan para petugas Fogging untuk mensterilkan tempat publik tersebut.

Drs. Agus Dwi Lestari Kepala Bakeuda Kabupaten Kendal mewakili Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si mengatakan, Pemkab Kendal sangat berkomitmen untuk melindungi kesehatan masyarakat khusunya adanya wabah Corona yang telah merebak di berbagai daerah dengan berbagai cara penularan. "Ibu Bupati menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Kendal, himbauan bupati lewat Dinas Kesehatan, memberikan instruksi untuk segera melakukan penyemprotan di seluruh objek vital yang sering dilewati masyarakat," jelasnya pada brifing petugas di halaman Gedung C Setda Kendal.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Muntoha, SKM., M.Kes., menjelaskan, tempat - tempat vital yang dimungkinkan terjadi penularan virus - virus corona disemprot petugas DKK dengan desinfectan. "Mulai hari ini, petugas melakukan penyemprotan. Untuk hari ini akan disemprot lingkungan Sekretariat Daerah antara lain di Ruang Kerja Bupati, Ruang kerja Sekda, paringgitan, Gedung C dan gedung A. Sementara Lokasi publik lain yakni Pasar Kendal, Masjid Agung Kendal, Gereja Katolik dan Masjid Mujahidin," tambahnya.

Penyemprotan desinfesctan menurut Toha, difokuskan di tempat - tempat tertutup yang sering digunakan publik karena virus Covid 19 hanya dapat hidup dan menular di lokasi minim cahaya matahari. 

Menjawab pertanyaan wartawan, Kabupaten Kendal tidak akan melakukan lockdown karena selain itu wewenang Pemerintah Pusat juga belum ada warga yang terkonfirmasi positif Corona, sehingga tidak akan dilakukan lockdown. 

Kabupaten Kendal, menurut Toha terdapat 3 PDP ( Pasien Dalam Pengawasan ) dan belum terkonfirmasi tertular virus Corona. Ketiganya dirawat di RSUD Dr. Soewondo Kendal setalah melakukan perjalanan dari Hongkong.

Diketahui sebelumnya lewat pertemuan jejaring kesehatan, Sekda Kendal Moh. Toha, ST., MT., memberikan instruksi agar semua Rumah Sakit Di Kabupaten Kendal bersedia merawat pasien yang terjangkit virus Corona. ( Kominfo / heDJ )

 

 

Berita Terkait

Lanjutkan Akses

Cari informasi terkait

Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.

BACA SEKARANG Majalah Kendal
Aksesibilitas & Tampilan
Kurangi efek gerak transisi
ESC
Mencari di portal Kendal untuk “”...