Kembali ke Berita Informasi Berita

AKSARA AWAL ANAK PAUD SEBAGAI PONDASI ANAK BISA BACA TULIS DAN BERHITUNG

26 Oct 2018 10:24 2.416 dibaca
AKSARA AWAL ANAK PAUD SEBAGAI PONDASI ANAK BISA BACA TULIS DAN BERHITUNG

KENDAL - Keaksaraan awal merupakan tatanan fondasi untuk mengusai kemampuan membaca dan menulis serta berhitung yang menyenangkan bagi anak didik usia dini atau PAUD. Para pendidik...

KENDAL - Keaksaraan awal merupakan tatanan fondasi untuk mengusai kemampuan membaca dan menulis serta berhitung yang menyenangkan bagi anak didik usia dini atau PAUD. Para pendidik PAUD harus mengenalkan hal  tersebut pada anak didiknya.

Hal tersebut disampaikan instruktur PAUD profesional dari Jakarta Drs. Sinung Widodo, Jumat (26/10/2018) di Aula UNISS Kendal dalam kegiatan Seminar Sehari Peningkatan Kompetensi Guru PAUD dengan mengusung tema "Mengenalkan Keaksaraan Awal Untuk Anak Usia Dini dan Gerdan Pelas ( Gerakan Badan Pembuka Kelas ) yang diikuti 2000 orang guru PAUD dari 20 kecamatan di Kabupaten Kendal.

Menurutnya, Keadaan keaksaraan awal ini harus dikembangkan dengan baik di PAUD dan tidak dialihkan dengan penguasaan keaksaraan konvensional yang akan melelahkan anak dan menimbulkan pengalaman negatif terhadap membaca dan menulis.

"Keaksaraan awal dapat dibangun sejak bayi dan di usia dini melalui peran serta orang dewasa dalam kegiatan bermakna yang melibatkan berbicara dan aksara," jelasnya.

Diterangkannya lebih lanjut, Keaksaraan awal dapat membangun calon pembaca yang berminat baca dengan menguasai: 1. Bahasa lisan. 2. Lingkungan beraksara . 3. Pengetahuan abjad melalui bernyanyi; 4. Makna bunyi. 5. Pemahaman visual-gambar bola, buah, bunga. 6 Konsep bahan cetak (Tulisan yang dikenal anak, seperti: TV, dora, spiderman). 7 Bahasa tulis-pengetahuan tentang buku. 8 Seolah membaca–meniru membaca. Dan 9. Seolah menulis–meniru menulis.

Jadi Periode anak usia dini merupakan masa peka untuk semua perkembangan anak, sehingga dalam pembelajaran Pra-Keaksaraan diharapkan peran guru lebih banyak menstimulasi, membimbing, dan mengasuh dengan memberikan bermain yang bermakna, aman, nyaman dan menyenangkan  sesuai tahap perkembangan anak, sehingga anak mampu menumbuhkan lebih  banyak penguasaan kosa kata.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal mewakili Bupat Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si, Drs. Agus Rifai mengatakan, seminar ini bisa menjadi pembelajaran yang baik buat guru PAUD dan anak didiknya untuk pendidikan karakter yang baik.

"Kami menyambut baik seminar ini yang merupakan ilmu dari pembentukan karakter baik melalui seni dan pengenalan awal soal aksara," ucapnya.

Senada, ketua GOM TKI Andriani Toha mengharapkan, para guru PAUD di Kabupaten Kendal meningkat ilmu dan kompetensinya dalam meningkatkan pemahaman anak didik untuk mengkuti jenjang pendidikan selanjtnya di masa mendatang. ( Kominfo / heDJ )

Berita Terkait

Lanjutkan Akses

Cari informasi terkait

Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.

BACA SEKARANG Majalah Kendal
Aksesibilitas & Tampilan
Kurangi efek gerak transisi
Perbesar pointer mouse
Ubah warna menjadi hitam-putih
Arahkan kursor ke teks untuk mendengar
Fitur WCAG 2.1 / 2.2 AA

Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.

ESC