KENDAL - PARA anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda ) Kabupaten Kendal, Selasa (2/8) menggelar kegiatan Pembinaan organisasi Kemasyarakatan dan Keagamaan untuk menc...
KENDAL - Para anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda ) Kabupaten Kendal, Selasa (2/8) menggelar kegiatan Pembinaan organisasi Kemasyarakatan dan Keagamaan untuk menciptakan kondusifitas wilayah Kabupaten Kendal di ruang Operation Room Setda Kendal.
Terkait dengan peristiwa berbau Suku Ras dan Agama ( Sara ) yang terjadi baru baru ini di Tanjung Balai Sumatera Utara yang mengakibatkan rusaknya seju mlah tempat ibadah dan kantor organisasi kemasyarakatan, Pemkab Kendal dan Forkopimda mensikapinya dengan mengumpulkan para tokoh agama dan kepercayaan di Kabupaten Kendal untuk supaya hal yang sama atau yang berbau kerusuhan tidak terjadi di Kabupaten Kendal.
Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si berpesan supaya menjaga keharmonisan antar umat bergama dan intern umat beragama. Selain itu, Bupati Mirna juga meminta para tohoh agama supaya mengingatkan umatnya untuk menjaga kerukukunan, persatuan komunikasi timbal balik. Mirna juga menyoroti soal penggunaan media sosial yang harus berhati - hati supaya para umat bergama bisa menggunakan media sosial dengan bijak dan tidak mudah terprovokasi.
Kaplores Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan, SIK mengingatkan para tokoh agama untuk mengingatkan umat supaya menjaga kerukunan dan menghargai adanya perbedaan dalam hal agama dan kepercayaan. Para penegak hukum serta aparat keamanan harus peduli dan peka terhadap keadaan serta dinamika yang terjadi.
Sementara, Komandan Kodim 0715. Letkol Inf. Piter Dwi Ardianto mengajak supaya semua elemen masyarakat tidak perlu mempersoalkan perbedaan agama namun senantiasa memeupyuk kesatuan dan persatuan. Sedangkan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kendal Mustaming, SH mengingatkan untuk menjaga kondusifitas kabupaten Kendal dengan mengedepankan moralitas, kejujuran, komunikasi, pengawalan dan pengamanan di semua sektor. ( 03/ heDJ )
Berita Terkait
Cari informasi terkait
Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.
Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.