Kendal- Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, menghadiri kegiatan tradisi Nyadran Gunung di Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Minggu (20/9/2026) bertempa...
Kendal- Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, menghadiri kegiatan tradisi Nyadran Gunung di Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Minggu (20/9/2026) bertempat di area Wisata Kalikesek desa setempat. Acara budaya tersebut berlangsung meriah sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki, hasil bumi, dan ketenteraman warga.
Dalam sambutannya, Bupati Kendal memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Desa Sriwulan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sriwulan Makmur, serta seluruh elemen masyarakat yang dinilai sukses melestarikan budaya lokal sekaligus memajukan potensi pariwisata.
Menurut Bupati Kendal, pelestarian budaya ini sangat penting bagi Kabupaten Kendal, karena akan membawa kemanfaatan bagi masyarakat, sehingga masyarakat harus terus menguatkan silaturahim dan gotong royong dalam melestarikan budaya lokal yang merupakan warisan dari para tokoh pendahulu.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kendal menyampaikan beberapa hal penting terkait kemajuan pariwisata dan infrastruktur di wilayah Desa Sriwulan.
Pertama, Bupati Kendal menyampaikan kabar Pelebaran Jalan Limbangan–Sriwulan, yang mana hal tersebut untuk menindaklanjuti usulan tahun sebelumnya, pengerjaan pelebaran ruas jalan Limbangan–Sriwulan dipastikan mulai direalisasikan pada tahun 2026 untuk mendukung aksesibilitas dan kelancaran arus wisatawan menuju Desa Wisata Kalikesek.
Kedua, Penyerahan SK Desa Wisata. Pemerintah Kabupaten Kendal secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Penetapan Desa Wisata Sriwulan guna melengkapi legalitas administrasi dan mendorong tata kelola wisata yang lebih maju.
“Hal yang ketiga, saya menyampaikan apresiasi terkait dengan tata Kelola BUMDes Desa Sriwulan Makmur, karena telah melaksanakan dengan profesional dan transparan, sehingga mampu membawa nama lokasi wisata tersebut dikenal luas hanya dalam waktu tiga tahun,” tutur Bupati Kendal yang akrab disapa Mbak Tika.
Mbak Tika juga menyoroti kepedulian Bumdes terhadap masyarakat, yaitu membagikan hasil pengelolaan pariwisata secara merata kepada masyarakat. Pada tahun 2026, seluruh Kepala Keluarga (KK) di wilayah setempat menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp1.000.000 per KK dari hasil keuntungan pariwisata desa.
"Wisata Desa Kalikesek ini bukan hanya milik kelompok atau pemerintah desa semata, melainkan milik bersama seluruh warga masyarakat Desa Sriwulan. Ini adalah wujud nyata keadilan dan pemerataan kesejahteraan warga," tegas Hj. Dyah Kartika Permanasari.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Kendal berpesan agar pengelola, pelaku UMKM, dan warga sekitar terus menjaga keramahan pelayanan serta kualitas sarana agar para pengunjung merasa nyaman dan dapat mempromosikan Desa Wisata Kalikesek ke tingkat yang lebih luas.
Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Sriwulan, Sulistyo menyampaikan, %u200Bbahwa kearifan lokal Nyadran Gunung merupakan momen penting yang mampu menyatukan elemen kelestarian alam, budaya, perekonomian, serta kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan serta kelestarian sumber air sebagai warisan bagi generasi mendatang.
"Potensi keindahan pegunungan dan hasil alam yang melimpah di Desa Sriwulan harus dikelola secara bijak dan bersama-sama
kita jaga, agar memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga," ujar Kepala Desa Sriwulan.
Sulistyo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Kendal serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga acara Nyadran Gunung Tahun 2026 terlaksana dengan sukses dan membawa kemajuan bagi desa.
%u200BIa berharap tradisi ini menjadi pengingat bagi seluruh warga untuk terus bersyukur serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun desa.
Tradisi Nyadran Gunungan ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Kendal bersama Kepala Desa Sriwulan.
Acara turut dihadiri oleh Kepala Disporapar Kendal, Mardi Edi Susilo, Plt. Kepala Diskominfo Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi, Camat Limbangan, Sucipto, dan para tokoh serta ribuan masyarakat Desa Sriwulan.
Diskominfo Kendal/Heri
Berita Terkait
Cari informasi terkait
Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.
Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.