Kembali ke Berita Informasi Berita

FATAYAT NU KENDAL DILANTIK

04 Apr 2016 08:21 2.897 dibaca
FATAYAT NU KENDAL DILANTIK

Kepengurusan Fatayat NU Cabang Kendal masa khitmad 2016-2021, Minggu (3/4) dilantik oleh Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Propinsi Jawa Tengah Khizanaturrohmah S.Ag. Pelantikan di...

Kepengurusan Fatayat NU Cabang Kendal masa khitmad 2016-2021, Minggu (3/4) dilantik oleh Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Propinsi Jawa Tengah Khizanaturrohmah S.Ag. Pelantikan dilakukan di ruang rapat paripurna DPRD Kendal dan dihadiri para pimpinan ormas, OKP, dan perwakilan Fatayat NU dari masing-masing kecamatan se-kabupaten.

Para pengurus dan kader Fatayat NU, sebelumnya membubuhkan tandatangan pada selembar kain putih sebagai bentuk komitmen Fatayat NU untuk bersama-sama mendukung upaya-upaya penanggulangan dan pemberantasan narkoba. "Gerakan anti narkoba yang bekerja sama dengan BNN Kendal ini sebagai bentuk komitmen kami keluarga besar Fatayat NU untuk menolak Narkoba. Katakan tidak pada narkoba", ungkap Siti Ni'mallatif SPd. ketua Fatayat NU kabupaten Kendal.

Dihadapan para pengurus dan kader Fatayat NU, Ni'mallatif mengatakan bahwa Fatayat NU memiliki fungsi melaksanakan kebijakan NU guna melakukan gerakan perempuan NU dalam menjaga dan memperjuangkan hak-hak perempuan, politik dan tradisi pemahaman agama dan sebagainya yang terkait dengan perjuangan perempuan.

Sementara ketua PW Fatayat NU propinsi Jawa Tengah, Khizanaturrohmah menuturkan bahwa segenap kader Fatayat dituntut untuk bisa melaksanakan kebijakan organisasi dan melakukan penataan diri serta bertindak aktif dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. "Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi (IT), segenap anggota Fatayat NU di tuntut untuk menguasai IT dan mampu menjawab isu kontemporer baik menyangkut isu liberalisasi, globalisasi termasuk dibukanya kran Masyarakat Ekonomi Asean. Dalam hal MEA kita harus siap bersaing, tidak hanya berperan sebagai konsumen akan tetapi upayakan untuk bisa menjadi produsen", katanya.

Dia menambahkan bahwa sebagai kader NU, Fatayat NU menjadi garda terdepan bagi pergerakan perempuan potensial dalam pembangunan disegala bidang, masalah gender, kekerasan terhadap perempuan, politik dan lain-lain. "Kader Fatayat juga dituntut untuk menjadi kader militan. Ini penting, karena infiltrasi aliran radikalisme agar segera bisa teratasi dengan cepat", tuturnya.

Asrifah S,Kep, Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan Sumberdaya Manusia yang mewakili Bupati berharap Fatayat NU bisa lebih berperan aktif lagi dalam hal perjuangan hak-hak perempuan dan pembangunan disegala bidang. (kris/hms)

Berita Terkait

Lanjutkan Akses

Cari informasi terkait

Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.

BACA SEKARANG Majalah Kendal
Aksesibilitas & Tampilan
Kurangi efek gerak transisi
Perbesar pointer mouse
Ubah warna menjadi hitam-putih
Arahkan kursor ke teks untuk mendengar
Fitur WCAG 2.1 / 2.2 AA

Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.

ESC
Mencari di portal Kendal untuk “”...