Semarang- Gelaran Parade Seni Budaya dalam rangka Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Kota Semarang berlangsung meriah, Kamis malam (21/8/2025).
Semarang- Gelaran Parade Seni Budaya dalam rangka Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Kota Semarang berlangsung meriah, Kamis malam (21/8/2025).
Berbagai kesenian tradisional di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah turut ditampilkan, di antaranya Tari Gladen Prawiratama dari Kabupaten Kendal, atraksi barongan dari Kudus, tarian kebo dari Cilacap, tarian rebana dari Demak, dan lain sebagainya.
Walau hujan sempat mengguyur, para pengunjung tetap antusias menyaksikan penampilan demi penampilan dalam gelaran tersebut. Dalam kesempatam itu,
Kabupaten Kendal menampilkan gebrakan baru dalam parade seni budaya Jawa Tengah.
Kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Nurul Farida mengatakan, bahwa perwakilan kontingen dari kendal menampilkan kolaborasi terbaik dari anak-anak Paskibra Tahun 2024, gerakan tegap dan disiplin, dilatih intensif selama satu bulan oleh Sendratari Gladhen Prawiratama garapan Sanggar Nyi Pandansari Boja.
"Untuk kostum, rias, dan musik gamelan dari Sanggar Bahurekso, Kecamatan Patebon serta didukung oleh dekorasi mobil hias, sehingga tercipta hasil optimal. Tema Mobil hias adalah padepokan prajurit sederhana berwarna merah tempat para prajurit berlatih. Meskipun sederhana tapi tegas dan memiliki karakter sesuai maksud sendratari tersebut," ungkap Nurul Farida.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal Ferinando Rad Bonay bersyukur, kerena dalam acara tersebut Kabupaten Kendal mendapat juara mobil hias terbaik.
“Terima kasih kepada Ibu Bupati dan bapak Wakil Bupati Kendal atas dukungannya dalam mendukung kebudayaaan, semoga hasil ini menjadi motivasi segenap insan seni Kabupaten Kendal untuk terus berprestasi,” ujar Ferindano.
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin mengatakan, bahwa gelaran parade seni budaya itu bertujuan untuk mengenalkan budaya yang ada di kabupaten/kota di Jawa Tengah, sekaligus sebagai promosi pariwisata.
"Sehingga dengan ini juga, kami bisa bikin roadmap (peta jalan). Apa aja sih yang dibutuhkan atau digemari oleh wisatawan yang masuk ke Jawa Tengah," kata Taj Yasin dalam keterangan tertulis.
Wakil Gubernur Jateng atau yang akrab disapa Gus Yasin juga menyampaikan, bahwa parade seni budaya bisa menjadi kalender even yang tertata, dimulai dari tiap kabupaten/kota, supaya menarik wisatawan agar bisa memperpanjang lama tinggal di wilayah tersebut.
Diskominfo Kendal/HR
Berita Terkait
Cari informasi terkait
Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.
Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.