KENDAL - Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Kendal, menggelar malam renungan suci dan ulang janji di SMAN 1 Gemuh, Sabtu (13/8) malam. Hal itu dalam rangka memperingati hari ulang...
KENDAL - Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Kendal, menggelar malam renungan suci dan ulang janji di SMAN 1 Gemuh, Sabtu (13/8) malam. Hal itu dalam rangka memperingati hari ulang tahun gerakan Pramuka ke-55. Kegiatan yang mengusung tema "Mewujudkan Pramuka Sebagai Pelaku Perubahan Untuk Membangun Bangsa Yang Bermartabat" tersebut dipimpin oleh Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Piter Dwi Ardianto. Tampak hadir, yakni, Kepala Dinas Pendidikan Kendal Drs Muryono,S.Pd M.Pd, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kendal Dwianto, Danramil Gemuh, Kapolsek Gemuh dan Camat Gemuh.
Dalam kesempatan itu, Dandim Piter Dwi Ardianto, mengucapkan selamat HUT pramuka ke 55 kepada semua pramuka di Kabupaten Kendal. Kemudia agar menggelorakan kembali gerakan pramuka dalam diri para anggota pramuka melalui kerja dan karya nyata di masyarakat. Menurutnya, pramuka saat ini merupakan ekstrakurikuler wajib di tiap sekolah. "Gunakan wahana itu untuk pendidikan, pelatihan dan pembibitan generasi muda yang siap hadapi masa yang akan datang," kata dia.
Piter, mengungkapkan, gunakan cara-cara yang kreatif dan inovatif dalam mentransfer semangat pramuka tersebut kepada siswa atau generasi muda yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dan teknologi. "Sehingga nilai-nilai itu masih tetap dapat relevan diterima oleh generasi muda. Yang terpenting tetap semangat, tetap berkarya dan tetap setia pada pramuka Kwarcab Kendal untuk Indonesia jaya," pungkas dia.
Kepala disdik, Muryono, mengatakan, tujuan malam renungan suci adalah untuk mengevaluasi pengalaman gerakan pramuka Kwarcab Kabupaten Kendal tahun lalu. "Ini sebagai bentuk evaluasi kami untuk melakukan perbaikan-perbaikan untuk tahun berikutnya," kata dia.
Muryono, mengungkapkan,selain renungan, juga dilakukan ulang janji dengan mengucapkan tri satya sebagai bagian dari peringatan hari Pramuka. "Ulang janji dilakukan dengan mengucapkan kembali janji tri satya dengan cara menirukan ucapan pembina upacara," ujar dia. Muryono, menjelaskan,tri satya adalah janji dan tiga kode moral yang digunakan dalam gerakan pramuka. Sebab pada trisatya mengandung tiga butir utama yang menjadi panutan setiap pramuka. Setiap kali Pramuka akan dilantik menuju tingkatan yang lebih tinggi atau dilantik untuk acara lainnya, diwajibkan melaksanakan upacara ucap ulang janji yang berupa pembacaan tri satya di depan sang saka merah putih….(05a/hms).
Berita Terkait
Cari informasi terkait
Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.
Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.