Kembali ke Berita Informasi Berita

Launching Si Mobile KB, Pemkab Kendal Tingkatkan Layanan KB di Pelosok Desa

31 Jul 2025 15:39 535 dibaca
Launching Si Mobile KB, Pemkab Kendal Tingkatkan Layanan KB di Pelosok Desa

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar kegiatan peningkatan angka kepesertaan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), sekaligus launching pelayanan KB bergerak Sistem M...

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar kegiatan peningkatan angka kepesertaan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), sekaligus launching pelayanan KB bergerak Sistem Mobilisasi Layanan Keluarga Berencana (Si Mobile KB), Kamis (31/7/2025) bertempat di ruang Abdi Praja Setda Kendal.

Inovasi program dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) tersebut dilaunching secara langsung oleh Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala DP2KBP2PA Kendal, Albertus Hendri Setyawan beserta para staf, Kepala DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Perangkat Daerah Kendal terkait, para penyuluh KB di Kabupaten Kendal, Organisasi Perempuan di Kabupaten Kendal, pihak instansi dan lembaga pelayan ksehatan di Kabupaten Kendal, serta Perwakilan Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub PPKBD.

Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari dalam sambutannya menyampaikan, bahwa
Program Keluarga Berencana harus terus dilaksanakan lebih optimal dan didukung oleh semua pihak, terutama Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang telah teregistrasi pada aplikasi BKKBN.

Menurut Bupati Kendal, realita di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua wilayah di Kabupaten Kendal memiliki kemudahan dalam mengakses pelayanan KB, terutama di daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau karena faktor geografi, transportasi, sosial, dan ekonomi.

"Maka, sebagai bentuk komitmen untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dalam hal ini pasangan usia subur yang belum melakukan KB, maka Pemerintah Kabupaten Kendal meluncurkan inovasi dengan memberikan pelayanan KB bergerak berupa Si Mobile KB," tutur Bupati Kendal.

Bupati Dyah Kartika juga mengungkapkan, dalam pelayanan KB bergerak melalui Si Mobile KB tidak hanya membawa tenaga kesehatan dan alat pelayanan KB, tetapi juga menghadirkan edukasi konseling dan pelayanan MKJP, khususnya KB Intra Uterin Device (IUD) dan Implan secara lengkap dan aman, serta gratis.

"Program Si Mobile KB diharapkan dapat memaksimalkan program pelayanan KB dan menjangkau pelayanan KB bagi masyarakat hingga ke pelosok desa, dan ini adalah komitmen Pemkab Kendal dalam mendekatkan pelayanan KB kepada masyarakat, tanpa menunggu terlalu lama, kita yang mendatangani para calon akseptor KB di lokasi yang sulit dijangkau," tutur Bupati Kendal.

Sementara itu, Kepala DP2KBP2PA Kendal, Albertus Hendri Setyawan menyampaikan, jumlah pasangan usia subur di Kabupaten Kendal pada tahun 2024 sebanyak 165.069 pasang, dengan prosentase sebesar 70,52% yang telah mengikuti program KB Modern Contraceptive Prevalence Rate (MCPR), meliputi kondom, suntik, MOW, MOP dan lain sebagainya. Angka tersebut di atas target Pemerintah Kabupaten Kendal, yaitu sebesar 70%.

"Artinya apa yang menjadi target dari Pemerintah Kabupaten Kendal terkait keikutsertaan masyarakat mengikuti program KB Modern ini telah memenuhi bahkan melebihi dari yang ditargetkan," ujar Albertus.

Ia mengungkapkan, pada tahun 2024, untuk pasangan usia subur di Kabupaten Kendal yang menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) masih relatif rendah, yaitu sebesar 15?ri total Pasangan Usia Subur yang ber-KB. Adapun MKJP ini meliputi IUD, Implan, Metode Operasi Wanita (MOW atau Tubektomi), dan Metode Operasi Pria (MOP atau Vasektomi).

Menurut Albertus, MKJP mempunyai keunggulan dibandingkan Non MKJP diantaranya masa pemakaian lebih lama, lebih efektif, lebih efisien/ekonomis, dan meminimalkan angka kegagalan dalam ber-KB.

"Tentunya MKJP ini lebih memiki keunggulan jika dibandingkan Non MKJP, maka dari itu, DP2KBP2PA melalui launching program Mobil KB akan lebih mengarahkan Pasangan Usia Subur yang belum berKB maupun yang sudah ber-KB untuk menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang," kata Albertus Hendri.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi "Si Mobile KB" oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP2KBP2PA Kendal, Dewi Setiyowati, S.E., dan Dosen Stikes Kendal, Yuni Puji Widiastuti, S.Kep., M.Kep., NS.

Diskominfo Kendal/Heri

Berita Terkait

Lanjutkan Akses

Cari informasi terkait

Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.

BACA SEKARANG Majalah Kendal
Aksesibilitas & Tampilan
Kurangi efek gerak transisi
ESC
Mencari di portal Kendal untuk “”...