KENDAL - Dalam masa reses nya, Komisi IV DPR RI yang dipimpin Viva Yoga Mauladi, M.Si, Senin (30/7/2018) mengadakan audiensi dengan segenap pemangku kepentingan di Cagar Alam Darup...
KENDAL - Dalam masa reses nya, Komisi IV DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Viva Yoga Mauladi, M.Si, Senin (30/7/2018) mengadakan audiensi dengan segenap pemangku kepentingan di Cagar Alam Darupono termasuk dengan petania atau masyarakat sekitar kawasan yang menggantungkan hidupnya dengan bertani atau turut memelihara cagar alam tersebut.
Didampingi Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si dan Sekretaris Daerah Moh. Toha, ST, M.Si, rombongan Komisi IV yang antara lain beranggotakan Drs. Fadoli, Mahfuds Sidik, Ida Bagus Sukarta dan Wardatul Asriah, menggelar audiensi dengan antara lain perwakilan masyarakat petani dan anggota masyarakat pecinta alam sekitar Kawasan Konservasi Cagar Alam Darupono.
Bupati Kendal dalam kesempatan tersebut, menyajikan berbagai potensi Kabupaten Kendal yang bisa dimanfaatkan untuk menopang ekonomi masyarakat dan mengundang para investor untuk menanamkan modalnya.
Potensi yang dimiliki antara lain jambu getas merah, udang vaname, Kawasan Industri Kendal dan rencana pembangunan pabrik baja senilai 2,54 milyar US dolar di Kawasan Industri Seafer Desa Pidodo Wetan.
Terkait dengan CA Darupono, dengan kedatangan Komisi IV DPR RI, Bupati Mirna berharap kawasan cagar alam Pagerwunung Darupono ini dapat dikelola dengan baik dan dapat dijadikan sebagai kawasan wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, sehingga masyarakat yang berada di sekitar kawasan ini dapat menikmati manfaatnya.
Sebagaimana kita ketahui, bahwa Cagar Alam Pagerwunung Darupono merupakan salah satu Cagar Alam di wilayah Jawa Tengah yang terdapat di Kabupaten Kendal dengan luas sekitar 33,2 hektar.Cagar Alam Pagerwunung Darupono terkenal dengan tanaman pohon Jati yang berumur tuakira–kira 100 tahun lebih, dan salah satupohon jati terbesar dengan lingkar batang mencapai 845 centimeter. Bahkan, Bapak Zulkifli Hasan dan Bapak Hatta Rajasa beserta sejumlah pejabat negara pun pernah melihat langsung kegagahan pohon jati raksasa ini. ( Kominfo / heDJ )
Berita Terkait
Cari informasi terkait
Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.
Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.