Kendal- Berbenah menjadi smart city dan wujudkan Kendal sebagai Pusat Industri, Bupati Kendal Dico M Ganinduto melakukan penandatanganan MoU dengan berbagai perguruan tinggi.
Kendal- Berbenah menjadi smart city dan wujudkan Kendal sebagai Pusat Industri, Bupati Kendal Dico M Ganinduto melakukan penandatanganan MoU dengan berbagai perguruan tinggi.
Menurut Bupati Kendal, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan perguruan tinggi sebagai wujud penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Kabupaten Kendal. Selain itu, kerjasama tersebut bertujuan untuk mempersiapkan SDM 4.0 dan infrastruktur untuk mendukung pengembangan industri serta pariwisata di Kabupaten Kendal. “Menuju Kendal Smart City, kemajuan revolusi industri 4.0 harus dibangun," ujarnya, Kamis (10/06/2021).
Dengan adanya kemitraan bersama perguruan tinggi tersebut, ia berharap Kabupaten Kendal akan menjadi laboratorium inovasi dan menjadi lokus penelitian dari perguruan tinggi. Salah satu yang menjadi fokus dalam kerjasama tersebut adalah pengembangan pusat Aeromodelling/Drone di Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal.
“Menggandeng Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, nantinya Desa Sumbersari akan menjadi Desa Wisata Aeromodelling/Dronepolis di Kabupaten Kendal. Konsep Dronepolis akan menjadi konsep Pengembangan Kawasan Laboratorium Industri Drone pertama di Jawa Tengah,” tutur Bupati Dico.
Ia juga mengungkapkan, saat ini sudah ada rintisan laboratorium pengembangan drone yang sudah didukung dengan adanya run away serta perakitan pesawat Aeromodelling di Pondok Pesantren Al Ma’wa di Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel.
Selain kerjasama di bidang teknologi drone, Bupati Dico juga melakukan kerjasama pengembangan laboratorium sosial dalam mengembangkan desa wisata di Kabupaten Kendal. Nantinya, desa-desa potensial di Kabupaten Kendal akan mendapatkan pendampingan melaui lokakarya UMKM, penelitian, dan penerapan teknologi.
Adapun perguruan tinggi lain yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kendal, diantaranya yaitu UNISBANK, STIEPARI, dan UNAKI.
(Diskominfo/HR)
Berita Terkait
Cari informasi terkait
Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.
Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.