Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal mengadakan acara Ngobrol Pagi Penuh Inspirasi (Ngopi) Bareng Bupati Kendal dengan tema "Sensus Penduduk 2020 Mencatat Indonesia", Minggu (6/10/...
Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal mengadakan acara Ngobrol Pagi Penuh Inspirasi (Ngopi) Bareng Bupati Kendal dengan tema "Sensus Penduduk 2020 Mencatat Indonesia", Minggu (6/10/2019) bertempat di Stadion Utama Kendal, Jawa Tengah.
Acara itu dihadiri oleh Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., Sekda Kendal, H. Moh Toha, S.T., M.Si., para Kepala OPD Kendal, Forkopimda, para siswa-siswi dan mahasiswa serta ribuan masyarakat Kabupaten Kendal.
Dalam sambutannya Sekda Kendal, H. Moh Toha menyampaikan bahwa pada tahun 2020 akan dilaksanakan Sensus Penduduk, namun saat ini pihaknya sudah mulai mensosialisasikannya, agar masyarakat di Kabupaten Kendal dapat mengetahui, termasuk ditingkat desa/kelurahan yang nantinya para pengurus Rukun Tetangga (RT) akan dilatih, sehingga mereka dapat mensosialisasikan dan memperbaharui data warganya masing-masing.
“Pada sensus ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumya, karena pada tahun millennial ini Sensus Penduduk cukup menggunakan android, dan sebenarnya data kependudukan sudah ada di Disdukcapil yang sudah online, namun persoalanya terkadang aparatur dibawahnya kurang aktif dalam memperbaharui data, sehingga ada perbedaanya. Harapannya Sensus Penduduk pada tahun 2020 kita cocokan persis antara data yang ada dengan cara BPS akan mengambil data kependudukan yang ada di Disdukcapil sebagai data awal, kemudian dicocokan pada data nyata di lapangan,” tambah Sekda Kendal tersebut.
Acara dilanjutkan dengan sesi dialog tanya jawab, antara masyarakat dengan para pejabat terkait. Muhammad Dwi Santoso, dari SMK Bina Utama Kendal menanyakan ketika ada data statistik yang tidak sesuai, apa dampak negatifnya? Lalu ditanggappi oleh Sekda Kendal Moh Toha yang mengatakan, Sensus Penduduk adalah untuk mengevaluasi data-data yang belum benar, dan pada Februari nanti akan dilakukan Sensus Penduduk dengan cara menggunakan andoit sehingga data yang belum benar bisa dirubah dan disesuaikan. Jika data-data di Kabupaten Kendal ini sangat banyak dan tidak valid, maka akan menyesatkan, sehingga saat Pemerintah Kabupaten Kendal membuat program dan kegiatan akan banyak salah sasaran.
Sintia Safita Azahra dari SMK Negeri 1 Kendal yang mengikuti acara itu juga bertanya terkait pendataan sensus, mengapa dilakukan 10 tahun satu kali, kenapa tidak dilakukan 1 tahun satu kali, dan bagaimana BPS bisa menyajikan data penduduk pada setiap tahunnya? Pertanyaan itu langsung direspon oleh Dra. Umi Hastuti Kepala Badan Pusat Statistik Kendal yang mengatakan, BPS melakukan Sensus Penduduk 10 tahun sekali, namun pada tahun-tahun berikutnya BPS punya proyeksi penduduk, yaitu perhitungan ilmiah yang didasarkan pada asumsi dari komponen-komponen laju pertumbuhan penduduk, yaitu kelahiran, kematian, dan perpindahan (migrasi) pada setiap tahunnya, dan ditengah-tengah Sensus Penduduk ada Sensus Penduduk Antar Sensus yaitu dilaksanakan 5 tahun sekali.
Sementara itu, Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., diakhir acara menuturkan, bahwa kegiatan ini akan menambah ilmu yang mungkin sebelumnya belum tentu dipahami, maka, dengan adanya pertemuan seperti ini akan menambah pemahaman pentingnya sensus penduduk saat ini, dan meminta kepada seluruh masyarakat Kendal yang hadir untuk bisa menyampaikanya kepada keluarga.
“Jadikanlah ini sebagai pola kebiasaan mendaftarkan diri kita, agar kita dapat dikenali dengan detail nama dan alamat lengkap saat ini, jangan sampai orang-orang tidak mengenali diri kita karena belum pernah didata. Jadi tugas kita mengingatkan dan membantu keluarga untuk mendaftarkan diri pada program sensus penduduk melalui online yang akan dimulai pada bulan Februari tahun 2020 mendatang, hal ini sangat penting sekali, karena dimanapun kita berada kalau kita punya identitas yang pasti, maka kita akan dikenal sebagai Warga Negara Indonesia,” tutur Bupati Mirna.
Acara diakhiri dengan penyerahan hadiah sepeda oleh Bupati Mirna kepada masyarakat pemenang undian kupon dalam kegiatan ini, dan bersih bersih sampah secara bersama-sama.
(Diskominfo/HR)
Berita Terkait
Cari informasi terkait
Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.
Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.