Pemkab Kendal Dukung Kolaborasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

31 Mar 2026 07:27 302 dibaca Berita
Pemkab Kendal Dukung Kolaborasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

Kendal-Pemerintah Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan melalui kolaborasi lintas daerah.

Kendal-Pemerintah Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan melalui kolaborasi lintas daerah. 

Komitmen tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama Penyelenggaraan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang, Sabtu (28/3/2026) yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Jawa Tengah

Penandatanganan kesepakatan ini dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, serta Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah, khususnya di kawasan dengan tingkat timbulan sampah yang tinggi. 

Pemerintah Kabupaten Kendal siap berperan aktif dan bersinergi dalam mendukung program pengolahan sampah menjadi energi listrik sebagai solusi jangka panjang yang berkelanjutan.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah beserta pemerintah kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Kendal, dalam mengambil langkah konkret penanganan sampah. 

Menurutnya, pengolahan sampah menjadi energi sejalan dengan kebijakan nasional untuk mengurangi praktik pembuangan sampah terbuka (open dumping).

“Melalui kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah dan dukungan para kepala daerah, kami berharap pada tahun 2026 terjadi lonjakan signifikan dalam tingkat pengelolaan sampah,” ujar Hanif Faisol Nurofiq.

Pengolahan sampah berbasis teknologi, khususnya waste to energy, dinilai menjadi solusi fundamental dalam menyelesaikan persoalan sampah secara nasional. 

Untuk wilayah Semarang Raya dan sekitarnya, pendekatan teknologi tinggi dinilai efektif mengingat volume sampah yang tidak lagi dapat ditangani secara konvensional.

Pemerintah pusat juga mendorong pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Kendal, untuk tetap melakukan berbagai upaya pengurangan dan pengolahan sampah selama masa transisi pembangunan fasilitas waste to energy yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga tahun.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, bahwa percepatan penanganan sampah merupakan tindak lanjut atas kebijakan Presiden yang menargetkan penyelesaian persoalan sampah secara nasional pada 2029. 

Jawa Tengah telah membentuk Satuan Tugas Sampah dan menyusun strategi berdasarkan skala timbulan sampah di masing-masing wilayah.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Kendal berharap pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal, berwawasan lingkungan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Diskominfo Kendal/Ian

Berita Terkait

Cari informasi terkait

Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.

Aksesibilitas & Tampilan
Kurangi efek gerak transisi
Perbesar pointer mouse
Ubah warna menjadi hitam-putih
Arahkan kursor ke teks untuk mendengar
Fitur WCAG 2.1 / 2.2 AA

Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.

Tidak ditemukan hasil langsung untuk kategori .