Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal bersama DPRD Kendal menggelar dialog publik dengan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Kaliwungu, Sabtu (15/11/2025) bertempat di Aula Kecamatan Kaliw...
Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal bersama DPRD Kendal menggelar dialog publik dengan Tokoh Masyarakat di Kecamatan Kaliwungu, Sabtu (15/11/2025) bertempat di Aula Kecamatan Kaliwungu.
Acara yang mengangkat tema "Membangun Harmoni untuk Menciptakan Kondusifitas Wilayah di Kabupaten Kendal" diikuti oleh ketua KNPI Kecamatan Kaliwungu beserta anggota, para Kepala Desa di Kecamatan Kaliwungu, dan para Sekretaris Desa di Kecamatan Kaliwungu.
Acara dihadiri oleh Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, Wakil Ketua DPRD Kendal, Teguh Santoso, Anggota DPRD Kendal Dian Alfat, Ketua TP2D Kendal, Don Murdono, Perwakilan dari Badan Kebangpol Kendal, Purwanto, Plt. Camat Kaliwungu berserta Forkopimcam.
Bupati Kendal dalam sambutannya menyampaikan, bahwa harmonisasi sangat diperlukan untuk menciptakan kondusifitas di wilayah, salah satunya dilaksanakan dengan dialog publik bersama tokoh agama dan para pemuda.
"Setiap wilayah kecamatan pasti memiliki persoalan yang berbeda-beda, sehingga melalui dialog publik ini pastinya akan lebih mengetahui apa saja kendala yang dihadapi oleh masyarakat di Kecamatan Kaliwungu," tutur Bupati Kendal.
Bupati Kendal berharap, melalui kegiatan ini masyarakat dapat menyampaikan usulan dan gagasan ide kreatif untuk bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Kendal menyelesaikan persoalan yang ada.
"Persoalan yang terjadi dimasyarakat pastinya sangat kompleks, jadi sangat dibutuhkan peran masyarakat agar bersama-sama mengatasi persoalan -persoalan yang ada ditengah masyarakat," tambah Bupati Kendal.
Ia juga mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud nyata yang dilakukan oleh Pemkab Kendal, agar konflik sosial di masyarakat dapat diselesaikan dengan baik, sehingga tercipta kondusifitas wilayah di Kabupaten Kendal dan pembangunan di Kabupaten Kendal dapat berjalan dengan baik.
Dalam sesi dialog, terdapat usulan-usulan dan masukan dari tokoh masyarakat maupun dari pemuda, baik terkait penangan banjir, air rob, sampah, sehingga mengatasi pelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Ketua BPD Desa Mororejo, Jumadi mengusulkan terkait penanganan persoalan air rob yang sering kali terjadi di Desa Mororejo, terutama di dukuh Ngebum.
Selain itu, tokoh masyarakat lainnya menhusulkan terkait dengan penanganan normalisasi sungai di wilayah Kecamatan Kaliwungu, karena sering kali terjadi banjir akibat luapan air sungai saat musim hujan.
Terkait dengan persolan air rob, Bupati Kendal mengatakan, bahwa minggu depan Pemerintah Kabupaten Kendal akan menindaklanjuti persoalan tersebut, dan minggu depan melalui dinas terkait akan melakukan cek lapangan, agar nantinya bersama-sama memberikan solusi terbaik untuk menangani persoalan tersebut.
Selanjutnya terkait dengan normalisasi sungai, Bupati Kendal yang Akbar disapa Mbak Tika juga mengungkapkan, bahwa bahwa untuk normalisasi sungai yang ada di wilayah Kebupaten Kendal termasuk di Kaliwungu ini memang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Namun Pemkab Kendal sudah melakukan koordinasi, dan saat ini sudah mulai dilakukan normalisasi di Kali Aji, Kali Bendo, dan sungai Kendal.
Menurut Bupati Kendal persoalan banjir ini, tentunya tidak lepas dari sampah, sehingga ia meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing, terutama tidak membuang sampah sembarangan.
"Mari jaga lingkungan kita dengan baik, terlebih untuk sampah harus dipilah dari rumah tangga, sehingga akan lebih dalam pengolahannya," ajak Bupati Kendal.
Mbak Tika juga menyampaikan, terkait dengan persoalan sampah, Pemerintah Kabupaten Kendal sudah membuat surat edaran untuk penanganan persoalan sampah ditingkat desa dan kelurahan, yang diharapkan dapat mengurangi persoalan sampah yang ada di Kabupaten Kendal.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kendal, Teguh Santoso dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kendal, terutama kepada Bupati Kendal, karena baru kali ini ada Bupati Kendal yang mendatangi forum dialog publik untuk mendengarkan secara langsung apa yang menjadi keluh kesah masyarakat, dan menerima masukan dan saran yang diberikan masyarakat.
Terkait dengan dialog publik, Teguh Santoso juga menyoroti persoalan sampah yang ada di Kabupaten Kendal, karena akan berdampak pada pencemaran lingkungan, baik menyebabkan banjir dan mengganggu kesehatan masyarakat.
"Kaliwungu merupakan kecamatan yang padat penduduk, tentunya banyak persoalan yang ada, seperti yang dialami saat ini adalah banjir dan persoalan sampah. Dan ini tentunya menjadi tantangan dan perhatian bagi kami anggota DPRD dan Pemkab Kendal untuk bisa bersama-sama mencari solusi terbaik," kata Wakil Ketua DPRD Kendal.
Teguh Santoso juga menambahkan, bahwa persoalan sampah ini menjadi persoalan yang serius di Kabupaten Kendal, sehingga melalui Badan Anggaran DPRD Kendal akan diusulkan penambahan anggaran untuk penanganan sampah.
Dalam kesempatan itu, Ketua TP2D Kendal, Don Murdono menyampaikan, sinergitas antara pemerintah dengan masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi persoalan yang ada, sehingga bisa saling menguatkan untuk gotong royong dalam mengatasi persoalan tersebut.
Ketua KNPI Kecamatan Kaliwungu, Badrul menyampaikan, sebagai organisasi kepemudaan KNPI tentunya akan ikut berperan bersama pemerintah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Terkait dengan persolan Air Rob, KNPI bersama dengan pemerintah dan masyarakat juga akan bergerak. Besok pagi tanggal 16 November kami akan melakukan penanaman mangrove di sekitaran Pantai Ngebum, dengan harapan jangka panjangnya dapat mengurangi abrasi dan air rob wilayah dusun Ngebum Desa Mororejo," ungkap Badrul.
Diakominfo Kendal/Heri
Berita Terkait
Cari informasi terkait
Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.
Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.