Kembali ke Berita Informasi Berita

SEKDA KENDAL BUKA SOSIALISASI KARTU TANI

09 Feb 2017 14:31 1.590 dibaca
SEKDA KENDAL BUKA SOSIALISASI KARTU TANI

Sekda Kendal Bambang Dwiyono, Kamis (9/2) membuka Sosialisasi Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi melalui Sistem Informasi Pertanian Indonesia (SINPI) dengan kartu tani di pendop...

Sekda Kendal Bambang Dwiyono, Kamis (9/2) membuka Sosialisasi Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi melalui Sistem Informasi Pertanian Indonesia (SINPI) dengan kartu tani di pendopo  Kabupaten Kendal. Dihadiri Kepala Biro Infrastruktur dan SDA Setda Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Asisten Perkonomian dan Pembangunan Sekda Kendal, para Pimpinan OPD dan para Camat  di lingkungan pemerintah  Kabupaten Kendal.  Disamping itu hadir pula para distributor dan pengecer pupuk, para manajer dari Pusri dan Petrokimia serta para petani.  


Dikatakan Bambang Dwiyono bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal mengucapkan terima kasih kepada Provinsi Jawa Tengah yang telah mewujudkan  program Kartu Tani bagi para petani. “Kartu Tani ini sangat berguna untuk memonitoring penyaluran pupuk bersubsidi. Kartu Tani ini harus bisa memberi manfaat yang nyata bagi para petani, khususnya untuk melayani petani dalam memberi kepastian mendapatkan pupuk bersubsidi”, katanya.


Ditambahkan bahwa, Kartu Tani merupakan identitas bagi petani, yang sekaligus bisa berfungsi sebagai alat penebusan dan pembayaran pupuk bersubsidi, sehingga dapat meminimalisir terjadinya permasalahan  pendistribusian pupuk bersubsidi. Bambang Dwiyono meminta kepada kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seluruh Camat dan Kepala Desa, Gapoktan, para penyuluh pertanian dan semua pihak pertanian, untuk  lebih teliti, cermat dan  tepat, dalam mendata petani. “Jangan sampai ada petani yang tidak terdata. Dan  juga jangan sampai ada data yang fiktif (asal-asalan), tetapi harus valid dan tepat sasaran”, pinta Bambang.


Sementara itu PLh. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprop Jawa tengah, Witono mengatakan, pemberian pupuk bersubsidi merupakan salah satu cara untuk lebih meningkatkan kesejahteraan petani. Dan melalui kartu tani diharapkan mampu menjawab setiap keluhan para petani. “Lahan pertanian yang semakin sempit, maka untuk bisa mempertahankan dan meningkatkan hasil para petani, diperlukan bibit dan pupuk berkualitas. Para camat dan para penyuluh untuk bisa melakukan pendataan secara riil dan sesuai dengan lahan pertanian yang ada. Melalui kartu tani diharapkan bisa mewujudkan distribusi pupuk secara tepat jumlah, tepat waktu, tepat mutu dan tepat harga. Dan dengan kartu tani pula diharapkan ketersediaan pupuk terjamin”, ungkap Witono. (KRIS/DSKMF)

Berita Terkait

Lanjutkan Akses

Cari informasi terkait

Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.

BACA SEKARANG Majalah Kendal
Aksesibilitas & Tampilan
Kurangi efek gerak transisi
Perbesar pointer mouse
Ubah warna menjadi hitam-putih
Arahkan kursor ke teks untuk mendengar
Fitur WCAG 2.1 / 2.2 AA

Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.

ESC