Kembali ke Berita Informasi Berita

WTP BUKAN TUJUAN UTAMA HANYA SEBAGAI AWAL TATA PEMERINTAHAN YANG BAIK DAN BERSIH

06 Sep 2016 10:57 1.255 dibaca
WTP BUKAN TUJUAN UTAMA HANYA SEBAGAI AWAL TATA PEMERINTAHAN YANG BAIK DAN BERSIH

KENDAL - Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ) merupakan predikat yang sangat diidamkan oleh tiap pemerintah daerah. namun menurut mantan Plt Bupati Kendal ( kini Inspektur Provinsi Jaw...

KENDAL - Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ) merupakan predikat yang sangat diidamkan oleh tiap pemerintah daerah. namun menurut mantan Plt Bupati Kendal ( kini Inspektur Provinsi Jawa Tengah ) Drs. Kunto Nugroho Hari Putranto, M.Si, WTP bukanlah tujuan utama pembangunan daerah berjalan dengan lancar dan seimbang serta bersih, namun hanyalah awal untuk mewujudkan Tata pemerintahan Yang Baik dan Bersih.

Kunto menyampaikan hal tersebut dalam paparanya pada kegiatan Rapat Dinas Gelar Pengawasan Daerah ( LARWASDA ), Selasa (6/9) di Pendopo Pemkab. Dalam kerangka penciptaan Good Governance dan Clean Goverment, seluruh kegiatan organisisasi pemerintahan mesti terukur yang di dalamnya mencakup kegiatan pembinaan dan pengawasan. Kegiatan tersebut harus bisa memberi arah yang jelas dan tepat serta dapat dievaluasi, sehingga peran dan fungsi pemerintah daerah khususnya sebagai akselarator pembangunan menjdi nyata yang dapat menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Sementara, Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si adal sambutan teretulisnya yang dibacakan Wakil Bupati Kendal Drs. Masrur Masykur mengatakan, LARWASDA atau gelar pengawasan merupakan komponen yang strategis dan sangat penting lantaran sebagai parameter evaluasi kinerja pengawasan sebagai silus sintem pemerintahan yang setiap tahun dilakukan. kegioatan yang dilakukan berupa pengagedaan evaluasi atas pelaksanaan pengawasan penyelegaraan pemerintahan daerah yang tercermin pada temuan hasil pemeriksaan dan pelaksanan tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan.

Bupati Mirna mengharapkan seluruh SKPD mau bekerja nyata untuk mewujudkan Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ) sebagai pemicu untuk membangun Kabupaten Kendal yang lebih baik dan sejahtera.

Bupati meminta seluruh SKPD untuk berhati - hati, teliti dan lebih cermat dalam merencanakan serta menyusun berbagai program kegiatan dari sisi dana, sarana maupun prasarana penunjang. Selain itu, SKPD juga harus selalu berkonsultasi kepada ahli di bidangnya untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Selain itu, Mirna juga mengharapkan perangkat daerat tidak melakukan overlapping kegiatan dan penganggaran ganda serta lebih mengedepankan segi manfaatnya. Harapan Bupati, adanya kekeliruan dan penyimpangan dapat diminimalisir.

"Marilah kita lakukan berbagai upaya dalam rangka melakukan percepatan pengawasan untuk meningkatkan kualitas kinerja, pemenhan tuntutan masyarakat dan kemajuan daerah. Hal - hal tersebut dapat diperoleh melalui strategi, kreasi, inovasi yang dicipatakn dan dikembangkan untuk menciptakan tata kelola yang baik dalam penyelengaraan Pemerintahan Daerah yang semuanya untuk kepentingan masyarakat," pungkas Bupati Mirna.

Gelar LARWASDA 2016 menghadirkan nara sumber dari Inspektorat Provinsi Jateng ( Drs. Kunto Nugroho ), Kepala Sub Auditorat BPK Jateng ( Ahmad Adib Susilo ) dan Kepala Perwakilan BPKP Jateng ( Samono ). Kegiatan tersebut dihadiri Wabup Kendal, Sekda Kendal Ir. Bambang Dwiyono, MT serta Kepala Inspektorat Kabupaten Kendal M. Ali Yusuf, SE., MM. Kegiatan diikuti para Camat, kepala UPTD dan Inspektur. ( 03 / heDJ )

 

Berita Terkait

Lanjutkan Akses

Cari informasi terkait

Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.

BACA SEKARANG Majalah Kendal
Aksesibilitas & Tampilan
Kurangi efek gerak transisi
Perbesar pointer mouse
Ubah warna menjadi hitam-putih
Arahkan kursor ke teks untuk mendengar
Fitur WCAG 2.1 / 2.2 AA

Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.

ESC
Mencari di portal Kendal untuk “”...