Kembali ke Berita Informasi Berita

Bupati Kendal Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

10 Aug 2026 20:18 3 dibaca
Bupati Kendal Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Kendal- Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., membuka Program Pelatihan Siap Kerja Skema Operator Garmen Apparel dan Pendampingan Penempatan Kerja bagi masyarakat dhu...

Kendal- Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., membuka Program Pelatihan Siap Kerja Skema Operator Garmen Apparel dan Pendampingan Penempatan Kerja bagi masyarakat dhuafa di Kabupaten Kendal, Senin (10/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kendal tersebut diikuti 50 mustahik untuk meningkatkan keterampilan, membuka peluang kerja, dan mendorong kemandirian ekonomi.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Ruang Amal Indonesia, BAZNAS, PT Eclat Textile International, serta Pemerintah Kabupaten Kendal.

Pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga diarahkan pada sertifikasi kompetensi dan peluang penempatan kerja melalui kerja sama dengan lembaga zakat dan dunia industri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua II BAZNAS Jawa Tengah, para Asisten Sekda, sejumlah Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Kendal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal, CEO Ruang Amal Indonesia, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Kendal.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memanfaatkan dana zakat untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.

"Terima kasih dan apresiasi kepada Ruang Amal Indonesia, Baznas, PT. Eclat Textile International dan semua pihak, atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini," ujar Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari.

Ia menilai program tersebut menjadi bentuk pemberdayaan yang tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga mendorong mustahik memiliki keterampilan dan kesempatan untuk memperoleh pekerjaan.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata gerakan kolaboratif dalam memanfaatkan dana zakat untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, kemandirian masyarakat," ujar Bupati Kendal.

Bupati Dyah Kartika Permanasari juga menjelaskan, peserta akan mendapatkan pembekalan mengenai pengoperasian mesin jahit industri, membaca pola, menjaga kualitas produksi, serta pengetahuan tentang etos kerja, kedisiplinan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga kemampuan beradaptasi di lingkungan pabrik.

"Program ini tidak berhenti pada pelatihan, tetapi terintegrasi dengan sertifikasi kompetensi hingga peluang penempatan kerja melalui kolaborasi dengan BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Kendal, dan dunia industri," ungkap Bupati Kendal.

Sementara itu, CEO Ruang Amal Indonesia Slamet mengatakan pelatihan berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 10-15 Agustus dengan peserta sebanyak 50 mustahik dari Kabupaten Kendal.

"Pelatihan ini berlangsung selama 6 hari, mulai hari ini Senin tanggal 10 Agustus sampai dengan hari Sabtu tanggal 15 Agustus 2026, dan diikuti oleh 50 orang mustahik yang berasal dari Kabupaten Kendal," ujar Slamet.

Melalui program ini, peserta diharapkan memiliki kompetensi dan kesiapan kerja sehingga mampu memanfaatkan peluang di sektor industri garmen sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

Diskominfo Kendal/Sandy

Berita Terkait

Lanjutkan Akses

Cari informasi terkait

Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.

Aksesibilitas & Tampilan
Kurangi efek gerak transisi
Perbesar pointer mouse
Ubah warna menjadi hitam-putih
Arahkan kursor ke teks untuk mendengar
Fitur WCAG 2.1 / 2.2 AA

Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.

ESC