Kendal- Aksesibilitas dan mobilitas warga Desa Cepokomulyo Kecamatan Gemuh dan Desa Margomulyo Kecamatan Pegandon akan semakin mudah dengan hadirnya jembatan gantung baru yang hari...
Kendal- Aksesibilitas dan mobilitas warga Desa Cepokomulyo Kecamatan Gemuh dan Desa Margomulyo Kecamatan Pegandon akan semakin mudah dengan hadirnya jembatan gantung baru yang hari ini sudah mulai dibangun.
Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan mampu memberikan efisiensi waktu, menghemat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM), serta mendorong produktivitas ekonomi warga sekitar.
Saat menghadiri acara tasyakuran pembangunan jembatan gantung tersebut, Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, keberadaan jembatan gantung ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur desa, yang dalam hal ini melalui aspirasi dari Anggota Komisi V DPR RI, Mochamad Herviano.
Menurut Bupati Kendal, Keberadaan jembatan tersebut guna untuk mempermudah akses vital, seperti pendidikan, kesehatan, hingga sektor pertanian yang menjadi tumpuan warga Desa Cepokomulyo, Margomulyo, dan sekitarnya.
"Jika lewat jalan yang ada sekarang, warga membutuhkan waktu sekitar 20 menit, bahkan bisa sampai setengah jam jika ada kereta api yang lewat. Namun dengan adanya jembatan gantung ini, waktu tempuh dapat dipangkas menjadi hanya sekitar 5 menit," ujar Bupati Kendal, yang akrab disapa Mbak Tika, Rabu (23/9/2026)
Mbak Tika juga menjelaskan, bahwa pembangunan jembatan gantung ini bersumber dari anggaran APBN dengan total nilai sebesar Rp4.883.291.000. Pelaksanaan proyek ini dipercayakan kepada pihak kontraktor pelaksana, CV Tlogo Makmur.
Mbak Tika menegaskan kepada pihak pelaksana proyek, agar pengerjaan dilakukan tepat waktu dengan tetap memprioritaskan keselamatan kerja, sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Selain jembatan gantung, Pemerintah Kabupaten Kendal terus berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat melalui aspirasi Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Herviano, untuk merealisasikan berbagai program infrastruktur strategis lainnya di wilayah Kendal. Seperti Jalan Daerah (IJD) untuk penanganan ruas jalan Sumberagung – Penyangkringan yang saat ini progres fisiknya telah mencapai sekitar 75%.
“Selain itu, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 578 unit rumah mendapat bantuan penanganan guna mengurangi jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Kendal yang tercatat masih sekitar 32 ribu unit. Kemudian program PISEW dan P3-TGAI untuk pembangunan infrastruktur permukiman perdesaan serta percepatan perbaikan irigasi di 115 titik untuk mengantisipasi dampak kekeringan pada lahan pertanian saat musim kemarau,” ujar Bupati Kendal.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Kendal berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar kelak turut menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut setelah selesai dibangun.
"Setelah jembatan ini selesai dibangun, fasilitas ini menjadi milik masyarakat bersama. Saya berpesan kepada warga untuk merawatnya dengan baik, menjaga kebersihan, serta keamanannya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," tutur Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari
Dalam acara tersebut, Ketua Umum Tim Rumah Juang Heriviano, Ihksan Kusbandono menyampaikan, mewakili Anggota Komisi V DPR RI, Herviano, Tim Rumah Juang terus berkomitmen mengawal dan merealisasikan aspirasi masyarakat di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
"Salah satu bentuk realisasi dari aspirasi masyarakat tersebut adalah pembangunan jembatan gantung penghubung desa Cempokomulyo-Margomulyo di Kabupaten Kendal," kata Ihksan.
Ia juga menerangkan, sebagian besar aspirasi yang masuk dari masyarakat didominasi oleh sektor infrastruktur pertanian dan pemukiman. Perbaikan irigasi sawah menjadi usulan terbanyak karena sejalan dengan program ketahanan pangan nasional.
Selain itu, lanjut Ikhsan, program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISew) berupa betonisasi jalan menuju area persawahan dan perkebunan juga banyak direalisasikan.
“Aspirasi kita banyak, tetapi yang paling dominan adalah irigasi sawah untuk menunjang program ketahanan pangan pemerintah. Kemudian, ada program PISew untuk betonisasi jalan usaha tani, PAMSIMAS, hingga program BSPS atau bedah rumah tidak layak huni,” ujar perwakilan Tim Rumah Juang Herviano.
Pembangunan jembatan gantung yang tengah berjalan ini ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan ke depan. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas harian warga sekitar.
“Harapan kita jembatan gantung ini bisa membantu aktivitas masyarakat. Petani bisa lebih dekat ke sawah, pedagang lebih efisien beroperasional, dan pekerja tidak lagi terhambat dalam perjalanan,” harap Ihksan.
Sementara itu, Kepala Desa Cepokomulyo, Maftuhin Arif, menyampaikan bahwa pada tahun ini desanya mendapatkan alokasi dua program pembangunan infrastruktur, yaitu program P3-TGAI (P3I) dan pembangunan jembatan penghubung.
"Harapannya dengan diadakan doa bersama ini, proses pembangunan jembatan nantinya bisa berjalan dengan lancar, sukses, dan bisa bermanfaat bagi warga masyarakat Desa Cepokomulyo, Margomulyo, serta masyarakat Kabupaten Kendal pada umumnya," ujar Maftuhin Arif.
Ia juga menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada Anggota Komisi V DPR RI Mochamad Herviano yang sudah merealisasikan aspirasi masyarakat. Selain itu, juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kendal atas dukungan serta izin yang diberikan, sehingga proyek pembangunan jembatan ini dapat terealisasi pada tahun ini.
Ia berharap, agar alokasi program pembangunan untuk desanya dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Sohibin dan KH Jazuli. Kemudian pemotongan tumpeng oleh Bupati Kendal yang diberikan kepada Perwakilan dari PPK 1.3 Provinsi Jawa Tengah, Anhar, dan dilanjutkan peninjauan langsung oleh Bupati Kendal bersama pihak terkait.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala OPD terkait di Kabupaten Kendal, Camat Pegandon, Camat Gemuh, serta para Kepala Desa di Kecamatan Gemuh dan Pegandon.
Diskominfo Kendal/Heri
Berita Terkait
Cari informasi terkait
Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.
Dirancang ramah disabilitas sesuai standar aksesibilitas web internasional.