Kembali ke Berita Informasi Berita

Pemkab Kendal Dorong ASN dan Tenaga Pendidik Bangun Budaya Anti Korupsi

02 Jul 2026 12:49 73 dibaca
Pemkab Kendal Dorong ASN dan Tenaga Pendidik Bangun Budaya Anti Korupsi

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat budaya integritas dan pencegahan korupsi di lingkungan aparatur sipil negara dan dunia pendidikan melalui Sosialisasi Anti Koru...

Kendal- Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat budaya integritas dan pencegahan korupsi di lingkungan aparatur sipil negara dan dunia pendidikan melalui Sosialisasi Anti Korupsi Tahun 2026 yang digelar di Aula SMP Negeri 1 Singorojo, Kabupaten Kendal, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman mengenai bahaya korupsi sekaligus menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Penyuluh Anti Korupsi Utama PAKSI Provinsi Jawa Tengah, Pelaksana Tugas Inspektur Daerah Kabupaten Kendal, Kepala SMP Negeri 1 Singorojo beserta pendidik dan tenaga kependidikan, para kepala sekolah, serta guru dan tenaga kependidikan dari SMP Negeri 1, 2, dan 3 Boja, SMP Negeri 1, 2, dan 4 Singorojo, serta SMP Negeri 1 Kaliwungu.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan momentum untuk memperkuat kembali komitmen seluruh aparatur sebagai pelayan masyarakat yang menjunjung tinggi integritas.

"Kita semua hadir untuk meneguhkan kembali sumpah dan janji kita menjadi pelayan masyarakat yang berintegritas tinggi, jujur, dan penuh amanah," ujar Bupati Kendal.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai berbagai bentuk dan modus korupsi agar aparatur mampu menghindari praktik tersebut, sekaligus memperkuat nilai moral di lingkungan kerja.

"Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai seluk-beluk korupsi sehingga kita dapat menghindarinya, serta saling menguatkan nilai-nilai moral dan integritas di antara para ASN," kata Bupati Dyah Kartika Permanasari.

Ia menilai, bahwa praktik korupsi terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan perubahan sistem pemerintahan, sehingga dibutuhkan kewaspadaan yang lebih tinggi dari seluruh aparatur.

"Tidak dapat dipungkiri bahwa korupsi telah bertransformasi atau berevolusi dengan cara-cara yang semakin modern. Negara telah membuat sistem yang sedemikian rapi, tetapi masih ada celah-celah yang dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Bupati Kendal yang akrab disapa Mbak Tika.

Mbak Tika menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian dalam laporan keuangan, melainkan juga memastikan pengelolaan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan terbebas dari praktik KKN.

Ia juga menyebut Pemkab Kendal terus memperkuat Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) dan Survei Penilaian Integritas (SPI) yang diinisiasi KPK RI. Saat ini, Indeks Integritas Pendidikan Kabupaten Kendal berada pada angka 71,90 atau Level 2 kategori korektif yang memerlukan penguatan implementasi dan pengawasan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Plt. Inspektur Daerah Kabupaten Kendal, Rini Utami menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai integritas dan budaya anti korupsi di lingkungan pendidikan dan pemerintahan.

"Pelaksanaan kegiatan ini untuk menanamkan nilai-nilai integritas dan menanamkan nilai-nilai anti korupsi," ujar Rini Utami.

Rini menambahkan, integritas menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

"Dengan adanya integritas, maka setiap tugas dan tanggung jawab yang diemban akan dilaksanakan dengan jujur, transparan, dan penuh tanggung jawab," kata Plt. Inspektur Daerah Kabupaten Kendal.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan serentak di 5 eks kawedanan selama 5 hari, dengan peserta guru, karena selain penanaman nilai-nilai integritas, juga membahas upaya-upaya perbaikan sebagai tindaklanjut atas hasil SPI Pendidikan KPK.

Kegiatan ini secara berkesinambungan, sosialisasi ini akan dilaksanakan dengan peserta seluruh tenaga kependidikan di Kabupaten Kendal.

Diskominfo Kendal/Sandy

Lanjutkan Akses

Cari informasi terkait

Lanjutkan membaca konten lain atau gunakan pencarian portal untuk menemukan topik serupa.

BACA SEKARANG Majalah Kendal